Masuki 2018, KKP Siap Kawal Kedaulatan Kelautan dan Perikanan di Garda Terdepan

299
Acara pengukuhan Nama KRI I Gusti Ngurah Rai -322, selain itu juga menyematkan Brevet kehormatan Hiu Kencana di Kapal Selam di Dermaga Timur Benoa, Bali (10/01). Dok. Humas KKP/Handika Rizki R

KKPNews, Jakarta – Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) akan tetap mengawal kedaulatan kelautan dan perikanan Indonesia di garda terdepan. Dalam rangka melaksanakan pemberantasan illegal fishing dan kegiatan yang merusak sumber daya kelautan dan perikanan, pada tahun 2018 Ditjen PSDKP akan melengkapi dukungan dengan 100 hari operasi kapal pengawas, 50 hari operasi speedboat pengawasan, serta pengawasan melalui udara (airborne surveillance) selama 100 hari.

Plt. Direktur Jenderal PSDKP Nilanto Perbowo mengatakan, dalam hal infrastruktur pengawasan, Ditjen PSDKP akan diperkuat dengan menambah 1 unit kapal pengawas tipe C berukuran 30-40 m dan 2 unit speedboat dan sea rider pengawasan. Selain itu, Ditjen PSDKP juga akan memperkuat peran serta masyarakat dalam membantu pengawasan dengan target pembinaan terhadap 1000 Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas).

“Diharapkan melalui upaya pengawasan secara terus menerus, kapal-kapal asing akan berpikir ulang untuk mencuri ikan di perairan Indonesia dan tingkat kepatuhan pelaku usaha kelautan dan perikanan di Indonesia semakin meningkat,” ungkap Nilanto.

Diakuinya, hal ini guna mendorong terlindunginya sumber daya kelautan dan perikanan dari kegiatan ilegal dan merusak, serta mendukung terciptanya iklim usaha yang kondusif bagi kapal-kapal Indonesia melakukan penangkapan ikan, dan pada akhirnya meningkatkan produksi perikanan dan kesejahteraan masyarakat. (Humas PSDKP/AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (90.9%)
  • Terinspirasi (9.1%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments