KKP Terima Penghargaan Laporan Evaluasi Kinerja Terbaik

550
by google.com

KKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjadi salah satu empat kementerian/lembaga yang memperoleh nilai tertiggi dengan nilai di atas 80 atau berpredikat A dalam penyerahan Laporan Evaluasi Kinerja Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Provinsi. Selain KKP, kementerian/lembaga lainnya, yaitu Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) mengapresiasi perolehan nilai tertinggi keempat instansi pemerintah tersebut. JK mengaku bangga kepada instansi-instansi tersebut karena telah memberikan kinerja terbaik bagi kelangsungan pemerintahan. Atas Prestasi tersebut, keempat K/L itu bersama dua provinsi, yaitu Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang Laporan Evaluasi Kinerjanya memperoleh nilai di atas 80 memperoleh penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden.

“Pekerjaan kita dievaluasi dan dinilai. Gunanya adalah bagi yang A tetap mempertahankan, yang di bawah agar dapat mencapai lebih baik lagi,” ucap Wakil Presiden JK, dalam acara Penyerahan Penghargaan Laporan Evaluasi Kinerja, di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (15/12).

Menurut Kalla, berdasarkan penilaian-penilaian perolehan yang dilakukan, baik secara sektoral untuk kementerian dan secara otonom bagi pemerintah provinsi, diharapkan secara akumulatif dan makro dapat mendukung kemajuan bangsa. Adapun penilaian secara nasional memiliki rapor yang melingkupi segi pertumbuhan, segi lapangan kerja dan segi kemiskinan.

Kalla juga berpesan agar seluruh instansi pemerintah membangun etos kerja sebagai budaya Pemerintah Kabinet Kerja yang mengutamakan hasil yang memberikan manfaat nyata baik bagi masyarakat, bangsa dan negara. Seluruh anggaran yang dikelola haruslah sesuai dengan tugas dan fungsi sehingga benar-benar digunakan bagi kepentingan yang memberikan kemanfaatan bagi publik dan berorientasi pada hasil.

“Kinerja tidak hanya dilihat dari sisi penyerapan anggaran tetapi juga  kesesuaian dengan hasil yang diperoleh,” tegas Kalla.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi mengatakan, dari hasil evaluasi, nilai rata-rata untuk kementerian/lembaga mengalami peningkatan, dari 64,70 pada tahun 2014 menjadi 65,82 pada tahun 2015. Sedangkan  nilai rata-rata untuk pemerintah provinsi meningkat dari 59.21 pada tahun 2014 menjadi 60.47 pada tahun 2015.

“Nilai  tersebut menunjukkan tingkat akuntabilitas atau pertanggungjawaban atas hasil (outcome) terhadap penggunaan anggaran dalam rangka terwujudnya pemerintahan yang berorientasi kepada hasil (result oriented government),” katanya.

Menurut Yuddy, semakin baik hasil evaluasi yang diperoleh instansi pemerintah maka menunjukkan semakin baik tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran dibandingkan dengan capaian kinerjanya serta semakin baik kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi di instansi tersebut. Yuddy menuturkan pihaknya tidak akan berhenti untuk terus mendorong penerapan manajemen kinerja di seluruh instansi pemerintahan yang ada.

Berdasarkan data dari setgab.g.id, selain keempat K/L dan dua pemerintah provinsi yang memperoleh penghargaan itu, ada tiga kementerian/lembaga dan empat pemerintah provinsi yang memperoleh nilai dalam rentang 75 dan 80, yakni Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas). Adapun pemerintah provinsi dimaksud adalah Kalimantan Selatan, Bali, Kalimantan Timur, dan Sumatera Selatan.

Sementara 18 kementerian/lembaga, dan tiga pemerintah provinsi yang memperoleh nilai dalam rentang 70 dan 75. Kemudian kementerian/lembaga dan pemerintah provinsi lainnya  masih berada rentang nilai di bawah 70.

(RP/DS)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments