KKP Targetkan Peningkatan Produksi Ikan Tahun 2018

136
Dok. Humas KKP

KKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap menargetkan produksi ikan di tahun 2018 di angka 9,45 juta ton atau setara dengan Rp209,8 triliun. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Sjarief Widjaja mengatakan, untuk mencapai target tersebut ada dua cara yang akan dilakukan.

Pertama, mendorong keterlibatan BUMN di sektor perikanan. Misalnya dengan menggandeng PT Perinus dan Perum Perindo dalam penyediaan kapal pengangkut ikan. Kapal pengangkut ini akan digunakan untuk membawa hasil tangkapan nelayan dari wilayah timur kepada konsumen dan produksi pengolahan perikanan di wilayah barat Indonesia.

“Jadi, yang saya lakukan sekarang memperbanyak izin kapal pengangkut untuk memastikan ikan yang didaratkan ada pembelinya dengan harga yang baik dan sekaligus mengalir ke barat,” ungkap Sjarief.

Kedua, memperbaiki sistem pencatatan di seluruh Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Pencatatan ini berlaku juga untuk hasil tangkapan kapal-kapal kecil yang selama ini dinilai masih kurang optimal. Dengan demikian diharapkan dapat diperoleh catatan tangkapan komoditas andalan KKP seperti udang, cumi, kakap, kerapu, dan kembung yang saat ini mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan stok.

Menurut Sjarief, stok udang, kakap merah, kakap cina, gulamah, dan cumi telah pulih di perairan selatan, seperti Laut Arafura. Di utara barat, seperti Natuna, stok kerapu juga telah pulih. Selanjutnya ia berharap ikan kembung dan bawal putih di Laut Jawa juga akan segera pulih.

“Saya rasa 9,45 juta ton target yang cukup tinggi, tapi dengan intensitas kerja kami di lapangan, mudah-mudahan akan tercapai,” pungkasnya. (Dhiwa Lanthika Gamandaru/AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (50.0%)
  • Sedih (25.0%)
  • Terinspirasi (25.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)

Comments

comments