KKP Pacu Sektor Akuakultur Tingkatkan Ekonomi Nasional

54
Ilustrasi

KKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjadikan sektor akuakultur sebagai bagian penting dalam ekonomi nasional. Direktur Perbenihan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) Coco Kokarkin Soetrisno menuturkan bahwa sebagai bagian dari sumber daya ekonomi maritim, akuakultur memiliki nilai ekonomi sumberdaya yang luar biasa besar.

Dalam acara Indo Fisheries 2018 Expo Forum Industri Perizinan di Era Digitalisasi, di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (4/7), Coco mengatakan bahwa pada sisi makro, akuakultur berpotensi dapat menggenjot kontribusi sektor perikanan terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Kontribusi sektor akuakultur pada 2017 mencapai 2,57 persen terhadap PDB Indonesia. Sedangkan dari sisi mikro, akuakultur juga berpotensi dalam meningkatkan struktur ekonomi masyarakat khususnya dalam meningkatan pendapatan.

“Tentunya tidak bisa dilepaskan dari ketersediaan input teknologi yang efisien, mutu produk yang terjamin, dan rantai sistem produksi yag efisien dari hulu hingga hilir,” ujar Coco.

Menurutnya, satu dari 11 sektor ekonomi kelautan Indonesia merupakan sektor akuakultur yang merupakan sektor perikanan budidaya. Akuakultur ini dapat menghasilkan protein hewani berupa ikan, moluska, udang, lobster, kepiting dan rajungan. Sektor usaha ini juga menghasilkan rumput laut, teripang, invertebrate dan sebagainya.

Coco menambahkan, digitalisasi sistem informasi akuakultur memiliki arti penting dalam mendorong terjadinya transformasi sistem bisnis yang lebih efisien. Terlebih saat ini telah hadir berbagai macam start up yang berorientasi pada bidang akuakultur. Menurut Coco, saat ini inisiatif dalam start up pada stakeholders dapat memberikan manfaat media sharing informasi khususnya pada era digitalisasi sehingga muncul nilai ekonomi dari kehadiran start up yang menjadi peluang sub sektor akuakultur. (Dea Radista Rachmi/AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments