KKP Optimalkan Perikanan Tangkap di Perairan Darat Sumatera Selatan

39
Dirjen Perikanan Tangkap Sjarief Widjaja saat menyerahkan bantuan pembangunan TPI Sekayu secara simbolik. Dok. Humas DJPT

KKPNews, Palembang – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen untuk senantiasa melakukan pembangunan dan memberikan bantuan yang bermanfaat bagi nelayan. Salah satunya melalui pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Perairan Darat yang antara lain dibangun di Sungai Musi Wilayah Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Salah satu upaya untuk mengoptimalkan potensi perikanan tangkap di perairan darat, saat ini dirintis oleh Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) melalui pembangunan TPI perairan darat. Selain sebagai sentra perikanan untuk aktivitas bongkar, penanganan, dan pemasaan, TPI perairan darat juga diharapkan berkontribusi besar untuk perbaikan pendataan.

“Hari ini salah satu TPI perairan darat kita resmikan yaitu TPI Musi Banyuasin di Kabupaten Musi Banyuasin. Saya sangat menghargai perjuangan dan komitmen Bapak/Ibu untuk terus mengembangkan sektor perikanan tangkap di Sumatera Selatan utamanya di Kota Palembang dan sekitarnya. Kita terus kembangkan usaha perikanan tangkap yang maju dan berkelanjutan, tak hanya untuk kita tetapi juga untuk kehidupan anak-cucu kita,” ungkap Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Sjarief Widjaja disela-sela lawatan kerjanya di Kota Palembang bersama Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo, Selasa (1/5).

Nelayan menjadi prioritas dalam tiap kebijakan strategis KKP. Selain laut, sungai memiliki potensi perikanan darat yang sangat baik sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar. Sungai yang membelah kepulauan Nusantara tentu dapat menjadi sumber mata pencaharian baru yang menjanjikan.

Sjarief mengatakan, di samping potensi perikanan tangkap di laut, Indonesia juga memiliki potensi perikanan tangkap di perairan darat berupa sungai, danau, situ, waduk, dan paparan air lainnya yang mencapai sekitar 13,85 juta hektar dengan potensi perikanan mencapai 3,03 juta ton. Kota Palembang dan Provinsi Sumatera Selatan pada umumnya yang dilewati aliran sungai yang begitu besar yaitu Sungai Musi tentu memiliki potensi perikanan tangkap di sungai yang begitu besar.

Potensi produksi perikanan tangkap di perairan darat yang cukup besar dirasakan belum memenuhi harapan dengan melihat angka produksi perikanan perairan darat saat ini baru sekitar 16% dari total potensi. Bila JTB 80% dari 3,03 juta ton adalah 2,68 juta ton yang bisa dimanfaatkan atau dieksploitasi, saat ini secara nasional baru sekitar 19% saja yang dimanfaatkan. Masih banyak potensi yang perlu digenjot produksinya.

“Sektor perikanan Provinsi Sumatera Selatan saat ini ditopang oleh sebagian besar dari perikanan perairan darat. Dalam kurun waktu tahun 2011 hingga 2016, pertumbuhan volume produksi perairan darat di Provinsi Sumatera Selatan tumbuh sebesar 24,5%,” urai Sjarief. Ia berharap pembangunan TPI Perairan Darat di Sumatera Selatan turut berperan dalam menggenjot produksi.

Pada lawatan kerja tersebut hadir pula Pjs. Walikota Palembang Akhmad Najib, Direktur Kapal dan Alat Penangkapan Ikan KKP Agus Suherman, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Selatan Widada Sukrisna, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Palembang Aprizal Hasyim, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Musi Banyuasin Abdul Mukhohir, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Banyuasin Kosarudin, pimpinan PT. Jasindo, pimpinan perbankan, dan HNSI. (Humas DJPT)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments