KKP Larang Pegawai Terima Gratifikasi dan Pungli

170

KKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)  melarang  pegawainya menerima gratifikasi dan pungutan liar, hal ini dalam rangka mewujudkan pemerintah yang bersih (clean government) dan kepemerintahan yang baik (good governance).

Dalam surat edaran yang ditebitkan pada 23 Desember yang lalu, Sekretaris Jenderal KKP Sjarief Widjaja menghimbau agar para pegawai tidak menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan  kewajiban atau tugasnya seperti uang, voucher, barang, parsel, bingkisan dan sebagainya.

Selain itu Sjarief juga menambahkan, pegawai wajib melaporkan setiap penerimaan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya kepada Unit Pengendalian Gratifikasi, baik secara langsung maupun website upg.kkp.go.id, paling lama tujuh hari kerja setelah peristiwa gratifikasi.

“Bagi pegawai KKP yang tidak melaporkan penerimaan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya, dapat dikenakan sanksi sesuai penerimaan gratifikasi”, ujar Sjarief.

Bagi masyarakat yang mengetahui adanya praktik pungutan liar dan/atau gratifikasi agar dapat menyampaikannya melalui website whistleblower.kkp.go.id atau dikirim ke emailpengaduan@kkp.go.id, kotak pos PO BOX 111.JKP.10000, dan dapat juga melalui telepon 0811989011.

Sebelumnya KKP telah menerbitkan beberapa peraturan terkait larangan gratifikasi dan melakukan pungutan liar, yakni Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor: 27/PERMEN-KP/2014 tanggal 26 Juni 2014 tentang Pedoman Teknis Pengendalian Gratifikasi di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Instruksi Menteri Kelautan Nomor 716 Tahun 2016 tentang Penindakan dan Pencegahan Praktik Pungutan Liar di lingkup KKP. (MD)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (100.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments