KKP Dukung Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Timor Leste

91
Plt Dirjen Perikanan Tangkap, Zulficar Mochtar. (dok.humas KKP)

KKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) tahun 2017 ini kembali akan memberi kesempatan kepada 15 orang putra putri dari Timor Leste untuk mengenyam pendidikan di satuan pendidikan KKP.

“KKP siap menerima 15 orang pada 3 sekolah kejuruan yaitu STP Jakarta, Politeknik KP Sidoarjo dan Politeknik KP Bitung dengan menyesuaikan program studi yang tersedia. Proses penerimaan menggunakan jalur umum sesuai dengan proses penerimaan yang berlaku,” kata Zulficar Mochtar, Kepala BRSDM saat menerima delegasi Kementerian Pendidikan Timor Leste, terdiri dari Rafael P. G, Loise A.G, Higino Alves, dan Deni Sekarsari, Senin (5/6), di Kantor BRSDM KKP Jakarta.

“KKP akan memberikan bantuan pendidikan kepada 15 orang dari Timor Leste, ini merupakan realisasi dari Memorandum of Understanding antara Timor Leste dengan Indonesia. Sejak tahun 2014 sampai saat ini kita telah terima 9 orang peserta didik dari Timor Leste. Empat orang telah lulus –seluruhnya PNS Kementerian Pertanian dan Perikanan di Timor Leste-, dan lima orang lagi saat ini masih menempuh pendidikan di STP Jakarta,” lanjut Zulficar.

Dukungan pendidikan untuk Timor Leste ini merupakan implementasi dari Memorandum Saling Pengertian antara KKP RI dengan Kementerian Pertanian dan Perikanan Timor Leste yang ditandatangani pada 26 Agustus 2014 di Dili, serta Memorandum Saling Pengertian antara Indonesia dengan Timor Leste yang ditandatangani pada 29 Agustus 2015 di Jakarta.

Rafael menyampaikan bahwa pihaknya saat ini sedang menyiapkan pembangunan pendidikan kelautan dan perikanan di Timor Leste, karenanya pengiriman siswa ke Indonesia ini bagian dari penyiapan calon tenaga pendidik di sekolah tersebut, “Dengan adanya lulusan dari sekolah di KKP ini dapat menjadi generasi baru dalam hal pembangunan kelautan dan perikanan di Timor Leste”.

Untuk mempersiapkan langkah seleksi, Pemerintah Timor Leste telah melaksanakan seleksi tahap awal, dan ada 32 calon yang akan diseleksi kembali oleh Panitia dari Indonesia, “Tahun ini sudah ada 32 calon yang mendaftar dari Timor Leste berdasarkan kriteria BRSDM. Secara teknis, tes penerimaan akan diserahkan kepada tim yang ditunjuk oleh BRSDM.”

“Salah satu kriteria lain pada pesiapan penerimaan, Pemerintah Timor Leste berkerjasama dengan Pusat Kebudayaan Indonesia di Timor Leste untuk melakukan kursus Bahasa Indonesia bagi kandidat yang terpilih, untuk dapat berkomunikasi dan beradaptasi tentang bahasa dan budaya di Indonesia pada saat mengikuti pendidikan nantinya,” tambah Higino.

Indonesia menerima peserta didik dari Timor Leste, dimana dari tahun 2015 s.d. 2017 telah diterima sejumlah 9 (sembilan) orang di STP Jakarta. (hum_brsdm)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terinspirasi (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments