KKP Dorong Ekspor Tangkapan Ikan Nelayan Nasional

75
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat berada di kapal Rainbow Warrior milik Greenpeace di Pelabuhan Papua Barat, Sabtu (17/3). Dok. Humas KKP/Handika Rizki R

KKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mengupayakan peningkatan ekspor komoditas perikanan hasil tangkapan dari nelayan tradisional dari berbagai daerah. Hal tersebut diungkapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat berada di kapal Rainbow Warrior milik Greenpeace di Pelabuhan Papua Barat, Sabtu (17/3).

“Saya beberapa waktu lalu melakukan pertemuan dengan Pelindo IV. Mereka nanti akan membawa cold storage terapung untuk membeli ikan dari nelayan tradisional, dan langsung ekspor dari timur Indonesia,” ungkap Menteri Susi.

Menurut dia, rencananya ekspor ikan dari hasil tangkapan nelayan tradisional tersebut akan mulai berjalan dalam waktu satu atau dua bulan ke depan.

Selain itu, guna mendorong produksi hasil tangkapan nelayan tradisional, KKP juga akan memberikan bantuan alat penangkapan ikan yang ramah lingkungan berupa jaring sebagai pengganti alat tangkap ikan yang dilarang dan masih digunakan nelayan.

“Alat tersebut tidak hanya akan melestarikan lingkungan dan biota laut, namun bisa meningkatkan hasil tangkapan serta menyejahterakan para nelayan,” katanya.

Dia mengatakan, dengan adanya kebijakan larangan penggunaan alat penangkapan ikan yang merusak, pemerintah tidak bermaksud untuk menyengsarakan nelayan khususnya nelayan tradisional.

Susi juga berpesan, agar upaya yang dilakukan KKP dalam menghentikan kapal asing dan alat tangkap trawl, dan juga penindakan penangkapan ikan merusak dapat terus dilanjutkan oleh pemerintah daerah. (AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terinspirasi (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments