KKP dan Pemprov DKI Gelar Aksi Sekolah Pantai Indonesia

128
Penyelenggaraan Aksi Sekolah Pantai Indonesia (SPI) hari ini, Rabu (22/11) bertempat di perairan Pulau Tidung Kecil, Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu. Dok. Humas PRL

KKPNews, Pulau Tidung Kecil – Dalam rangka menumbuhkan kepedulian dan kecintaan terhadap ekosistem laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Aksi Sekolah Pantai Indonesia (SPI) hari ini, Rabu (22/11) bertempat di perairan Pulau Tidung Kecil, Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu. Kegiatan aksi ini diikuti 100 pelajar SMKN 61 Jakarta dengan melakukan transplantasi karang. Kegiatan itu diikuti 100 orang terdiri dari pelajar dan guru SMKN 61 Jakarta, perwakilan dari KKP, Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (DKPKP) Provinsi DKI Jakarta, Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu dan Pusat Budidaya dan Konservasi Laut.

Kegiatan aksi SPI ini merupakan bagian dari kampanye program Gerakan Cinta Laut (Gita Laut) yang digagas KKPl. Dr. Hendra Yusran Siry, Kasubdit Mitigasi Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim, Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, KKP yang membuka secara resmi kegiatan Aksi SPI DKI mewakili KKP menjelaskan kegiatan SPI dilakukan melalui penyadaran masyarakat untuk usia dini kepada pelajar. “Kegiatan SPI menerapkan prinsip dari, oleh dan untuk siswa melalui konsep 4A (Amati, Analisa, Ajarkan, Aksi). Kegiatan SPI telah digagas sejak tahun 2013 dan diimplementasikan di 26 provinsi,” demikian Hendra menegaskan. Dalam kegiatan akai ini, Hendra mewakili KKP menyerahkan secara simbolis 5 (lima) set alat snorkling kepada sekolah untuk pemeliharaan dan monitoring hasil kegiatan aksi transplantasi karang.

Bupati Kepulauan Seribu, Irmansyah, yang dalam sambutannya disampaikan oleh Sutrisno, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (DKPKP) menegaskan pentingnya menjaga ekosistem laut sebagai budaya dan keseharian masyarakat Kepulauan Seribu. “Sebagai daerah dengan laut dan pulau sebagai atribut geografis utama, sudah selayaknya kita menjaga ekosistem pulau dan laut kita. Mari kita jaga birunya laut dan indahnya karang Kepulauan Seribu. Kalau lautnya sudah tidak biru dan karangnya tidak indah, tidak akan ada yang mau berkunjung ke kepulauan Seribu,” ungkapnya.

SPI di Kepulauan Seribu

Di Kepulauan Seribu, pelaksanaan SPI telah dilakukan mulai dari kegiatan sosialisasi, amati, analisa dan ajarkan sejak 2 (dua) bulan yang lalu. Aksi yang dilakukan peserta SPI Kepulauan Seribu berupa transplantasi karang sebagai upaya rehabilitasi terumbu karang lewat pencangkokan atau pemotongan karang hidup yang selanjutnya ditanam di area yang rusak atau lahan kosong. Sri Wahyuni, Kepala Bidang Kelautan DKPKP DKI Jakarta menjelaskan manfaat metode transplantasi karang yang mempercepat regenerasi terumbu karang sehingga mampu memulihkan kembali ekosistem terumbu karang. Metode yang digunakan pada transplantasi itu adalah metode rak yang membentuk huruf SPI DKI. Setiap rak diisi lima puluh bibit karang yang direkatkan dengan substrat semen.

Ekosistem terumbu karang menyajikan pemandangan indah di bawah laut dan berperan sebagai pelindung pesisir dari abrasi dan sedimentasi karena kemampuannya meredam arus yang datang dari laut lepas. Sebagai sumber ekonomi, ekosistem terumbu karang menghasilkan ikan karang, udang, teripang, dan kerang mutiara serta memberi tempat hidup yang nyaman bagi organisme bawah laut lain. Adanya degradasi lingkungan telah berdampak pada keanekaragaman hayati laut. Pada ekosistem terumbu karang telah terjadinya pemutihan (bleaching) akibat hilangnya alga simbion Zooxanthellae di dalam jaringan karang tersebut. Pemulihan kondisi terumbu karang sangat diperlukan agar keberlangsungan peran ekosistem ini dapat terjaga.

“Dalam rangka menumbuhkan rasa cinta sejak usia dini terhadap ekosistem laut, kami mengajak pelajar untuk memulihkan ekosistem terumbu karang melalui transplantasi karang” ujar Cinde, tenaga pendamping SPI. Jenis karang yang ditransplantasi adalah spesies Favia sp, Pocillopora damicornis, dan Tubastraea micranthus. Kegiatan aksi SPI Kepulauan Seribu jugq dilaksanakan dalam bentuk bersih pantai dan penanaman bibit mangrove dengan tema kegiatan “Biru Lautku, Indah Karangku”.

Komitmen Pemprov

Keberhasilan dan keberlanjutan program SPI membutuhkan kerjasama dan koordinasi banyak pihak. Pemprov DKI berkomitmen untuk keberlanjutan kegiatan SPI melalui pemeliharaan dan monitoring bibit-bibit karang. Kepala SMKN 61 Jakarta akan memasukkan kegiatan SPI ke dalam muatan lokal (Mulok) di sekolah. Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta melalui Pusat Budidaya dan Konservasi Laut akan menyiapkan bibit-bibit tambal sulam sehingga karang yang mati saat pemeliharaan dan monitoring bisa segera diganti.

Selain itu Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu akan menyiapkan beton konblok sebagai media transplantasi karang. Sehingga sekolah memiliki demplot/spot terumbu karang yang dapat dijadikan lokasi praktek dan penelitian. Kegiatan tersebut diharapkan membantu pemulihan ekosistem terumbu karang sebagai habitat bagi organisme bawah laut yang hidup di dalamnya.Dengan komitmen bersama ini diharapkan ekosistem terumbu karang yang mempunyai punya peran penting, baik dari segi estetika, ekologi, maupun ekonomi, bisa pulih kembali. (Humas PRL)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments