KKP Akan Terus Gelontorkan Bantuan bagi Nelayan Papua

19
Nelayan Papua hadir di SKPT Merauke dalam rangka kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Merauke, Senin (19/3). Dok. Humas KKP/Joko Siswanto

KKPNews, Merauke – Sepanjang tahun 2016 sampai dengan 2017, nelayan Papua telah mendapatkan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) berupa paket Alat Penangkap Ikan (API) ramah lingkungan, kapal penangkap ikan, Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN), serta fasilitasi permodalan berkerja sama dengan BRI. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Sjarief Widjaja.

“Jadi, untuk memudahkan nelayan melaut, kami telah memberikan bantuan pada tahun 2016-2017 untuk nelayan Papua, supaya  mereka dapat bekerja dengan melaut menggunakan alat tangkap yang baik dan ramah lingkungan. Kami telah salurkan 212 paket API ramah lingkungan,” kata Sjarief dalam kunjungan kerjanya ke Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT), Kabupaten Merauke, Senins (19/3).

Selain itu, selama tahun 2017 kapal penangkap ikan juga telah disalurkan sejumlah sebanyak 16 unit kapal berukuran < 5 GT senilai Rp723,4 juta di Kabupaten Waropen telah tersalurkan kepada Koperasi Perikanan Mina Setia Kawan. Sementara, tahun 2016 bantuan kapal penangkap ikan yang telah tersalurkan sebanyak 42 unit yang terdiri dari 15 unit kapal 10 GT, dan 27 unit kapal 3 GT senilai Rp13,7 miliar. Bantuan kapal penangkap ikan tersebut juga dilengkapi dengan Gross Akte dan Surat Ukur.

Tahun 2017 nelayan Papua juga telah mendapatkan bantuan asuransi sebanyak 9.003 orang dengan total nilai premi sebesar Rp1,48 Milyar, serta bantuan permodalan dari BRI dengan total realisasi outstanding kredit nelayan (perikanan tangkap) sebesar Rp36,56 miliar dengan jumlah debitur sebanyak 852 orang.

“Saya harap nelayan Papua, dapat mempergunakan bantuan KKP dengan baik. Sehingga, tangkapan mereka dapat meningkat yang otomatis dapat membantu kesejahteraan mereka dalam menghidupi keluarganya,” pungkas Sjarief.

Sjarief menjajikan bantuan juga terus akan berlanjut di 2018 bahkan akan makin ditingkatkan di timur Indonesia yang potensinya masih sangat menjanjikan. (Humas DJPT/AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Tidak Peduli (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments