Kembali, KKP Gagalkan Pengiriman Ikan Yang Dilindungi

1996
dok.

KKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) kembali menggagalkan pengiriman ikan yang dilindungi oleh CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora), berupa 2 ekor Arapaima gigas yang merupakan jenis ikan air tawar terbesar di dunia, dari Jakarta dengan tujuan Banjarmasin di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta (13/6).

Ikan asli Amazon yang masing-masing mempunyai berat 20 kilogram tersebut dikirim menggunakan cargo Garuda dengan memalsukan Surat Keterangan Lalu Lintas Ikan (SKLL). Berawal dari kecurigaan petugas BKIPM Jakarta I yang melakukan pemeriksaan di gudang cargo Garuda Bandara Soekarno-Hatta yang menemukan 2 (dua) buah box Styrofoam diduga berisi ikan. Berdasarkan keterangan dalam dokumen karantina, box tersebut berisi  Scleropages formosus yang merupakan nama ilmiah dari Arapaima gigas atau disebut juga dengan Pirarucu atau Paiche. Petugas BKIPM dibantu pengurus barang memindahkan ikan-ikan tersebut ke kantor BKIPM Jakarta I dan mendapati salah satu ikan tersebut dalam keadaan mati sedangkan seekor lagi mengalami luka pada ekornya.

Ikan Arapaima gigas tersebut hendak dikirim ke Banjarmasin dengan tujuan untuk dibudidayakan. Namun sebaiknya masyarakat mempelajari dan mencari informasi terlebih dahulu mengenai ikan Arapaima gigas tersebut. Dikhawatirkan apabila lepas ke perairan umum dapat membahayakan kelestarian sumberdaya ikan, karena ikan tersebut bersifat invasif (predator, karnivora, kompetitor, media pembawa agen penyakit ikan), selain ikan ini dapat tumbuh sampai mencapai 3 meter panjangnya.

arapaima1

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Sedih (47.5%)
  • Tidak Peduli (35.0%)
  • Marah (7.5%)
  • Terinspirasi (5.0%)
  • Senang (2.5%)
  • Terganggu (2.5%)
  • Takut (0.0%)
  • Terhibur (0.0%)

Comments

comments