Kelola Ruang Laut dengan Bijak, KKP Siapkan Program-program Prioritas

129
Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang LAut Brahmantya Satyamurti saat memberikan keterangan tentang zonasi pulau kecil di Jakarta dan Pulau Pari di Gedung Mina Bahari III< Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Selasa (02/01). Dok. Humas KKP/Handika Rizki R

KKPNews, Jakarta – Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menyiapkan rencana kerja tahun 2018. Dalam kegiatan konferensi pers Capaian Kinerja 2017 dan Target Kerja 2018 di Kantor KKP, Kamis (11/01), Direktur Jenderal PRL Brahmantya Satyamurti Poerwadi menyampaikan beberapa target yang akan dicapai di tahun ini.

Ditjen PRL akan melakukan pembangunan 6 unit gudang garam SNI; kegiatan PUGAR di 21 kabupaten/kota; penyusunan masterplan SKPT di 5 pulau; pengembangan SKPT di 4 lokasi; sertifikasi lahan di 37 pulau-pulau kecil/terluar; dan pembuatan dokumen rencana zonasi KSN & KSNT untuk 32 lokasi.

Selain itu, Ditjen PRL juga akan melakukan pembangunan struktur hybrid di 2 lokasi; pembangunan 4 unit dermaga apung; wilayah pesisir; serta pengembangan di 1 kawasan Pusat Restorasi Pembelajaran Mangrove (PRPM); bantuan KOMPAK untuk 50 kelompok; pelaksnaan Gerakan Cinta Laut dengan mengadakan kegiatannya di daerah. Tak kalah menarik, di tahun ini, Ditjen PRL akan menjadi penyelenggara Our Ocean Conference (OOC) di Nusa Dua Bali Oktober mendatang.

“Ditjen PRL menyadari masih banyak yang harus dikerjakan. Kami berupaya untuk menjaga konsistensi dan melakukan program prioritas dengan kesungguhan dalam menjalankan amanah. Kiranya semua pihak dapat mendukung dan bersama saling bersatu dalam bekerja demi mewujudkan Laut Masa Depan Bangsa,” ungkap Brahmantya. (Humas PRL/AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terinspirasi (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments