Jelang Ramadan, SKIPM Palembang Turunkan Satgas Pangan Pastikan Mutu Ikan di Pasaran

27
Kepala SKIPM Palembang Sugeng Prayogo. Dok. Sumatera Deadline

KKPNews, Palembang – Bulan suci Ramadan segera menjelang pada pertengahan Mei mendatang. Sebagian besar masyarakat akan mulai berpuasa. Bahan pangan sehat dan bermutu menjadi suatu kebutuhan yang harus disediakan. Terkait hal tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Palembang menjamin produk perikanan yang beredar di pasar tradisional maupun modern aman dikonsumsi masyarakat.

Kepala SKIPM Palembang Sugeng Prayogo mengungkapkan, pihaknya telah menurunkan tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan untuk memeriksa standar mutu ikan yang beredar di pasaran. Tim gabungan instansi terkait ini juga akan memastikan ikan memenuhi standar yang dipersyaratkan sehingga aman dikonsumsi.

“Selain mengecek, kami juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama ke konsumen, bagaimana cara memilih ikan yang baik,” ungkap Sugeng, Rabu (18/4).

Menurutnya hal ini terkait pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 01 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Dalam hal ini, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan KIPM di seluruh Indonesia melaksanakan berbagai kegiatan, salah satunya BKIPM Goes to Market.

“Melalui SKIPM Palembang Goes to Market, pemerintah akan bersentuhan langsung dengan masyarakat untuk bisa memberikan jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan,” lanjut Sugeng.

Sugeng mengatakan, SKIPM Palembang Goes to Market telah dilaksanakan di Pasar Induk Jakabaring Palembang, di mana semua ikan yang beredar di pasar tersebut memenuhi standar mutu yang dipersyaratkan.

“Satgas Pangan sudah turun ke Pasar Induk Jakabaring. Ikan yang kami cek dalam kondisi layak untuk dikonsumsi. Kalau ada temuan, nanti kami akan lakukan pembinaan terlebih dahulu kepada pelaku usaha ataupun pedagang, dan temuan itu akan kita bawa ke laboratorium untuk diuji,” jelasnya.

Tak hanya untuk menyambut Ramadan, SKIPM Palembang juga bakal mengantisipasi penyebaran penyakit atau hama ikan menyambut perhelatan Asian Games pada Agustus mendatang. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan penyebaran hama dan penyakit dari produk perikanan yang dibawa dari luar negeri.

“Ikan yang dibawa dari luar itu berkemungkinan besar akan membawa wabah penyakit. Tentunya kami akan sosialisasikan ini dengan panitia Asian Games, bagaimana kalau ada peserta yang membawa produk perikanan bisa dilaporkan dulu ke kami, biar kami data dan screening dulu. Kami uji laboratorium untuk mencegah penyebaran hama,” pungkasnya.

Sugeng menyatakan, ikan yang dimaksud adalah semua biota perairan yang seluruh atau sebagian hidupnya berada dalam air, sehingga termasuk bagian perikanan sebagaimana diatur dalam undang-undang. Jadi, ikan yang dimaksud bukan hanya ikan bersirip, tetapi juga komoditas lain seperti kepiting, cumi, udang, dan lainnya, termasuk rumput laut. (AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments