Indonesia Waspadai Pencemaran Mikroplastik Garam Laut

67
Ilustrasi

KKPNews, Jakarta – Pada Maret 2018 lalu, jagat maya Indonesia dihebohkan dengan unggahan video turis asal Inggris, Rich Home yang menyelam di perairan Nusa Penida bersama sampah. Dalam unggahan video tersebut Nampak Rich sedang berenang di bawah sampah-sampah yang terapung.

Setelah munculnya video tersebut, salah satu pengusaha penyelaman di Nusa Penida, Andri Yusuf membenarkan jika sebenarnya banyak sampah plastik yang tersebar dilautan. Andri menambahkan jika banyaknya sampah plastik dilautan bukan hanya di Nusa Penida saja, namun di Sulawesi juga.

Peneliti Oseanografi Pusat Riset Kelautan KKP, Dr. Widodo Pranowo dalam halaman resmi milik Kementerian Kelautan dan Perikanan menyampaikan bahwa di Indonesia terdapat mikroplastik yang telah mencemari laut Indonesia.

Seperti yang diketahui mikroplastik merupakan plastik dengan ukuran kurang dari 5 mm yang dihasilkan dari penguraian alami plastik baik secara fisik, kimia, maupun biologi. Dalam penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa mikroplastik yang ada pada garam laut lebih besar daripada garam danau dan garam pegunungan

“Rata-rata dengan sebaran konsentrasi pemukiman penduduk, terutama di Pulau Jawa. Seperti perairan Pulau Biawak di Indramayu, Kepulauan Seribu, dan Perairan Banten,” ungkap Widodo.

Kondisi yang sama juga terjadi di Selat Makassar, Selat Bali, Selat Rupat, Taman Nasional Laut (TNL) Taka Bonerate Flores, TNL Bunaken, TNL Bali Barat, dan Laut Banda. Mikroplastik yang mencemari lautan Indonesia beragam, namun cemaran terluas ada di Taman Nasional Laut Bunaken yakni 50 hingga 60 ribu partikel per kilometer persegi.

Oleh karena itu, Indonesia memiliki tugas untuk menyelesaikan berbagai permasalahan sampah plastik di perairan. Pemerintah bersama seluruh lapisan masyarakat diminta untuk turut serta mengambil aksi, setidaknya dengan tidak lagi membuang sampah plastik ke laut. (Faizah Salsabila/AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Sedih (50.0%)
  • Terinspirasi (50.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)

Comments

comments