Hasil Penelitian KKP-UCSB Tunjukkan Tren Positif Tata Kelola Perikanan Berkelanjutan di Indonesia

92
dok. Humas KKP/Regina Safri

KKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rabu (22/2) menggelar Outreach “Benefits of Sustainable Fisheries Management in Indonesia” (Manfaat Tata Kelola Perikanan Berkelanjutan di Indonesia) di Jakarta. Dalam seminar tersebut, dipaparkan hasil kerjasama penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (Balitbang KP) KKP dengan University of California Santa Barbara (UCSB) yang menunjukkan bahwa perubahan positif akibat penerapan tata kelola berkelanjutan di Indonesia melalui program anti Illegal, Unreported, Unregulated Fishing (IUUF) dan reformasi kebijakan dalam negeri.

“Dari hasil penelitian, tampak nyata bahwa kebijakan Ibu Susi ini benar, tepat, dan harus tetap dilakukan. Dalam diskusi, peserta dari dalam maupun luar negeri menyampaikan bahwa apa yang dilakukan Indonesia itu menjadi model pengelolaan perikanan di negara lain,” ungkap Staff Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga KKP, Suseno Sukoyono.

Untuk itu, Suseno mengimbau masyarakat terutama para stakeholders inti untuk mendukung kebijakan KKP karena kebijakan-kebijakan tersebut sudah teruji secara keilmuwan dan dikonfirmasi langsung oleh orang-orang yang mempunyai kepakaran kelas dunia. Hasil kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penelitian menunjukkan adanya reformasi kebijakan dalam negeri dan kebijakan anti IUUF telah membuat peningkatan biomass laut Indonesia hingga 224%, peningkatan hasil tangkapan 100%, dan peningkatan keuntungan hingga USD3,7 miliar. Tanpa kebijakan anti IUUF, terjadi penurunan perikanan tangkap

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (100.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments