Galakan Gerakan Cinta Laut, KKP Gandeng Publik Figur

47
Dok. Humas KKP/Joko Siswanto

KKPNews, Jakarta – Vokalis grup musik Slank, Akhadi Wira Satriaji alias Kaka, mengungkapkan harapannya supaya masyarakat memahami akan pentingnya kelestarian biota laut di nusantara maupun tingkat global.

“Kalau di suatu laut hiu masih banyak, maka kondisi laut itu sehat,” kata Kaka dalam acara peresmian Pandu Laut Nusantara di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (15/7).

Pelantun tembang ‘Ku Tak Bisa’ tersebut juga menyayangkan bahwa terdapat fenomena ikan hiu banyak yang tertangkap secara tak sengaja dalam sejumlah kegiatan penangkapan ikan.

Ia turut merasa perihatin karena sampai saat ini, risiko ikan hiu diburu secara liar tergolong cukup tinggi karena permintaan pasar gelap masih banyak. Kecintaan Kaka pada ikan hiu turut diungkapkan melalui penampilannya yang mengenakan topi bertuliskan “I Love Hiu”. Ia turut mengungkapkan bahwa sangat senang dapat diajak bergabung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dalam kegiatan Pandu Laut Nusantara yang merupakan sebuah kegiatan cinta lingkungan laut.

Keharmonisan antara Susi dan Kaka dipertontonkan pada saat peresmian kegiatan Pandu Laut Nusantara Minggu siang kemarin. Pada momen tersebut, Susi mengalungkan syal ke leher Kaka.

Sebelumnya, Menteri Susi Pudjiastuti telah member pernyataan pada media mancanegara mengenai peningkatan kepedulian dalam melestarikan terumbu karang di kawasan perairan internasional pada generasi muda sebagai generasi penerus untuk masa yang akan datang.

“Kita bisa menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian terumbu karang mulai dari generasi muda. Langkah sederhana yang mungkin bisa dilakukan dengan memberikan kacamata selam kepada anak-anak sekolah, agar mereka bisa melihat betapa indah dan beragamnya terumbu karang di laut,” terang Menteri Susi.

Hal tersebut diutarakan Susi dalam acara serah terima Sekretariat International Coral Reef Initiative (ICRI) dari Prancis pada Indonesia, Australia, dan Monaco, di Paris, Prancis, beberapa saat yang lalu. (Damar Senoaji/AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments