Era Globalisasi, Lulusan Satuan Pendidikan KP Siap Hadapi Tantangan

69
Dok. Warta Maluku

KKPNews, Jakarta – Sumber daya manusia satuan pendidikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dituntut memiliki daya saing yang kuat dan mampu menjawab tantangan kebutuhan dunia usaha atau dunia industri. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo, bahwa prioritas pembangunan nasional di tahun 2019 adalah pembangunan SDM. Terlebih di era globalisasi, persaingan yang ketat dan arus informasi yang pesat di semua sektor ditandai sebagai arus globalisasi yang tidak dapat dihentikan.

Dalam pelantikan/wisuda Sekolah Usaha Perikanan Menengan (SUPM) Waiheri Ambon angkatan XXX Tahun Ajaran 2017-2018, Kepala Pusat Riset Kelautan (Kapusrikel) Riyanto menyatakan para lulusan harus memiliki kemampuan untuk terjun di dunia usaha. “Soft competence atau soft skill, seperti ketrampilan berkomunikasi, berorganisasi dan kepemimpinan dan berbagai keterampilan lain. Semua proses kreatif, inovatif, dan proaktif adalah modal besar yang mutlak dimiliki para lulusan untuk berhasil di dunia nyata,” tuturnya dalam keterangan persnya, Jakarta, Senin (14/5).

“Satuan didik harus mampu mewujudkan pembangunan SDM lewat Pendidikan Vokasi. Data yang Kami terima 87,66 Persen Siswa Lulusan SUPM Waiheru terserap dalam dunia Industri dan Usaha,” lanjut Riyanto.

Tahun ini, SUPM Waiheru meluluskan 154 orang siswa dari 4 program keahlian, Nautika Perikanan Laut (NPL), Teknika Perikanan Laut (TPL), Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPHP), dan Teknologi Budidaya Perikanan (TBP).

Terdapat sekitar 51% atau 80 orang siswa yang diwisuda merupakan anak pelaku utama. Selain itu, dari 4 jurusan yang ada, terdapat 12 orang wisudawan terbaik, di mana peringkat 1 dari 3 jurusan adalah anak pelaku utama.

Tidak hanya itu, berdasarkan data yang diperoleh, sekitar 87,66% atau 135 lulusannya pun telah terserap dalam DU/DI. Sebaran siswa SUPM Waiheru angkatan XXX Tahun Ajaran 2017-2018 dalam DU/DI, yakni 29 orang di PT Abadi Mandiri Internasional, 33 orang di PT Samudra Wakatobi Manise; 10 orang di PT Anindo Perkasa Abadi; 7 orang di PT Tritunggal Lintas Benoa; 19 orang di PT Budi Agung Binatara; 3 orang di PT Siena Marine Service; 10 orang di PT Arafura Marine Culture; 1 orang di PT Perikanan Nusantara Ambon; dan 23 menjadi wirausaha.

“Dengan satuan pendidikan ini, diharapkan lulusan mampu menghadapi menghasilkan tenaga kerja dibidang KP yang bekualitas, mampu bersaing dipasar tenaga kerja di dalam dan di luar negeri,” pungkas Riyanto. (Irna Prihandini/AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terinspirasi (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments