Dorong Produktivitas Nelayan, Ini Program Prioritas Perikanan Tangkap

432

KKPNews, Makasar – Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Narmoko Prasmadji menyatakan akan selalu mendukung pembangunan perikanan tangkap tahun 2016. Pihaknya melakukan hal ini untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan sesuai dengan tiga pilar pembangunan kelautan dan perikanan yaitu, kedaulatan, keberlanjutan dan kesejahteraan.

“Fokus utama kami disini adalah untuk mewujudkan keberlanjutan sumber daya ikan dan keberlanjutan usaha perikanan tangkap yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan,” ungkapnya saat memberi sambutan dalam kegiatan sosialisasi petunjuk teknis asuransi perikanan dan bantuan sarana penangkapan ikan di wilayah bagian timur di Makasar, Rabu (20/4).

Da mengatakan untuk mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan nelayan, tahun ini DJPT memprioritaskan kegiatan bantuan kapal perikanan sebanyak 3.450 unit, senilai Rp. 2,09 triliun, bantuan alat penangkap ikan sebanyak 14.782 unit, senilai Rp. 436 miliar dan  bantuan premi asuransi bagi satu juta nelayan.

Seperti diketahui, program bantuan kapal saat ini sudah memasuki proses lelang melalui e-katalog. Rencananya kapal yang akan dibangun berukuran < 5 GT sebanyak 1.510 unit, kapal 5 GT 1.020 unit, kapal berbobot 10 GT sebanyak 690 unit, 200 unit kapal 20 GT dan 25 GT unit kapal berukuran 30 GT. Selain itu akan dibangun pula 5 kapal angkut dengan freezerberukuran 30 GT.

Sementara untuk bantuan alat penangkap ikan terdiri dari 8.300 paket gillnet, 750 paket bubu ikan, 2.032 paket bubu rajungan, 1.400 paket rawai dasar, 1.100 paket handline, 500 paket pancing tonda dan 700 paket pole and line. (MA)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (80.0%)
  • Sedih (20.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)

Comments

comments