Dorong Fakfak sebagai Sentra Budidaya Rumput Laut Nasional

52
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat melakukan panen raya rumput laut di kampung Saharei Distrik Fakfak Timur Kabupaten Fak Fak, Papua Barat. Jumat (23/3). Dok. Humas KKP/Handika Rizki R.

KKPNews, Fakfak – Dalam kunjungan kerjanya ke Fakfak, Papua Barat mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto mengatakan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan menjadikan Kabupaten Fakfak sebagai salah satu sentra pengembangan budidaya rumput laut nasional.

“Kita harapkan pengembangan rumput laut di Fakfak ini akan mendorong peningkatan kapasitas produksi. Dengan demikian, nantinya kita akan bangun sistem bisnis terintegrasi dari hulu hingga hilir. Ini penting untuk naikan nilai tambah,” ungkap Slamet.

Slamet menekankan pentingnya mengimplementasikan peta jalan rumput laut nasional. Ia menegaskan bahwa tantangan utama saat ini adalah bagaimana menata sistem tata niaga rumput laut yang lebih efisien dan transparan.

“Rantai tata niaga harus efisien dengan memutus rantai distribusi yang terlalu panjang. Oleh karenanya, kemitraan harus terjalin secara langsung antar industri dengan pembudidaya di setiap sentra produksi dengan mengedepankan kepercayaan, tanggung jawab dan transparansi,” tegas Slamet.

“Pengembangan industri berbasis nilai tambah juga perlu didorong. Memang saat ini kita net eksportir terbesar tapi harus diakui 80% merupakan raw material. Kita harus mulai lakukan diversifikasi produk. Bayangkan, jika kita mampu menaikan grade produk dari raw material menjadi semi refine carrageenan, maka setidaknya nilai tambah yang akan didapat bisa mencapai 274%,” pungkas Slamet. (Humas DJPB/AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments