DJPT Kembangkan Usaha Nelayan Pekalongan Melalui Expo Pendanaan dan Diversifikasi Usaha Bagi Keluarga Nelayan

29
Expo Pendanaan dan Diversifikasi Usaha Bagi Keluarga Nelayan di Kabupaten Pekalongan, Sabtu (3/11). Dok. Humas DJPT

KKPNews, Pekalongan – Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) mengadakan Kegiatan Pengembangan Usaha Nelayan dalam bentuk Expo Pendanaan dan Diversifikasi Usaha Bagi Keluarga Nelayan di Kabupaten Pekalongan. Acara yang melibatkan partisipasi aktif dari nelayan, keluarga nelayan, instansi pemerintah, maupun lembaga keuangan tersebut dibuka oleh Plt. Direktur Perizinan dan Kenelayanan, Dr. Agus Suherman.

Kegiatan yang dihadiri oleh 100 orang nelayan dan 100 orang keluarga nelayan (istri/anak) dilaksanakan pada tanggal 3 s.d 4 November 2018 di TPI Wonokerto, Pekalongan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan usaha nelayan dengan memfasilitasi akses permodalaan usaha serta meningkatkan kompetensi keluarga nelayan dalam diversifikasi dan pengembangan usaha sebagai Mata Pencaharian Alternatif (MPA).

Dalam sambutannya, Agus mengatakan, DJPT dalam upaya mendukung visi dan misi Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menerapkan serangkaian Program Pengelolaan Perikanan Tangkap dengan menitikberatkan kebijakan pengembangan usaha perikanan tangkap yang berdaya saing dan berkelanjutan untuk kesejahteraan keluarga nelayan. Program pemberdayaan keluarga nelayan melalui diversifikasi usaha ekonomi produktif dapat menjadi alternatif baru guna meningkatkan pendapatan keluarga nelayan. Upaya peningkatan peran wanita nelayan harus menjadi salah satu bagian dan memperoleh perhatian khusus dalam pemberdayaan masyarakat perikanan.

”Kami memberikan bantuan berdasarkan kebutuhan, agar bantuan yang kami berikan tepat sasaran, jadi jangan meminta kapal atau modal yang besar kalau kenyataannya kita tidak butuhkan. Mintalah sesuai yang dibutuhkan, dan selalu ingat untuk menjaga laut demi masa depan anak, cucu kita nanti” Ungkapnya.

Pada acara pembukaan yang dihadiri oleh Ketua Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pekalongan, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah dan Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan dilaksanakan pemberian simbolis bantuan asuransi nelayan kepada keluarga alm Royat senilai Rp 200 juta dan alm Bejo senilai Rp 160 juta dan simbolis fasilitasi kredit dari Bank Rakyat Indonesia atas nama Tarsiun, Darmo, Cari, Edi Siswanto, dan Kohap, dengan nilai secara berturut-turut Rp 13 juta,Rp 10 juta, Rp 11 juta, Rp 20 juta, dan Rp 25juta.

Lebih lanjut, selain pemaparan narasumber juga dilaksanakan pelatihan praktek pengolahan ikan dengan produk nugget, baso ikan, teri krispi, stik ikan yang menjadi potensi produk unggulan penggiat Industri Rumahan di Kabupaten Pekalongan. Kemudian nelayan dan keluarga nelayan dapat melakukan literasi keuangan dengan mengunjungi stand booth lembaga keuangan yang ikut berpartisipasi dalam acara ini yakni dari Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, BNI, BRI, Bank Mandiri, BLU LPMUKP dan Pegadaian.

“Kami berharap dari kegiatan ini peserta dapat mengembangkan usahanya sehingga meningkatkan pendapatan nelayan. Selain itu diharapkan keluarga nelayan juga memiliki motivasi wirausaha dan kompetensi untuk menciptakan dan mengembangkan usaha ekonomi produktif sebagai mata pencaharian alternatif,” terang Agus. (Humas DJPT)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments