Cegah Abrasi, DKP Tangerang Tanam Bakau Langka

36
dok.istimewa

KKPNews, Tangerang – Pemerintah Kabupaten Tangerang melakuakn berbagai upaya untuk meningkatkan perbaikan lingkungan di kawasan pesisir, diantaranya dengan menanam pohon mangrove langka jenis Bruguiera cyilindrica.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tangerang Heri Wibowo mengatakan, semula pada pertengahan 2015 pihaknya membudidayakan bibit langka itu hampir mencapai 10 ribu pohon. Menurutnya bakau tersebut memiliki akar kuat dan tahan terhadap serangan hama, sehingga dapat tumbuh subur di kawasan pesisir. “Bila dibandingkan tanaman sejenis, ini lebih baik termasuk dapat menahan gelombang mencegah abrasi pantai,” paparnya pada Sabtu (24/3).

Ia menambahkan, penanaman bakau tersebut melibatkan warga setempat dan pihak swasta yang peduli terhadap lingkungan pesisir. Ia mengaku, dalam beberapa waktu terakhir, abrasi telah mengerus lahan produktif.

Kepala Bidang Pengelolaan, Pemberdayaan, dan Budidaya DPK Kabupaten Tangerang Dwi Retno Susilaningsih menambahkan, bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi penanaman bakau dengan tujuan untuk menjaga ekosistem pantai akibat gelombang perairan Laut Jawa yang makin besar. Untuk tahap awal, sosialisasi digelar di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, dengan melibatkan sejumlah warga dan pihak terkait lainnya. “Tanaman bakau dapat mencegah abrasi,” ungkapnya.

Menurut Dwi, budidaya bakau sangat penting demi menjaga lingkungan pantai agar tidak rusak oleh hantaman gelombang laut. Selain mencegah abrasi, juga berfungsi untuk pengembangan ikan, bahan obat, dan alat kesehatan lainnya. “Apabila budidaya bakau berkembang maka kawasan pesisir dapat dijadikan wisata bahari di wilayah ini,” tutpu Dwi. (MD)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments