BPBAT Mandiangin Jelaskan Keberadaan Cacing pada Perut Ikan

35
Noor Ifansyah, Sekretaris BPD Kandangan Lama, memperlihatkan daging ikan gabus yang terkontaminasi cacing, Rabu (29/8).

Martapura – Kepala Balai Perikanan Budidaya Ikan Air Tawar Mandiangin, Haryo Sutomo menjelaskan tentang keberadaan cacing yang terdapat di dalam perut ikan haruan. Meski begitu, Haryo mengungkapkan keberadaan cacing itu terdapat pada usus ikan. Dimana bagian tersebut biasanya dibuang dan tidak dikonsumsi.

Sehingga walaupun terdapat cacing, maka tidak bermasalah bagi si pengonsumsi karena hanya memakan bagian daging haruan.

“Dari pengujian kemarin hasilnya cacing ditemukan pada usus. Sedangkan ususnya akan dibuang, yang dikonsumsi hanya dagingnya. Tapi ini akan diuji lagi,” ungkap Haryo.

Ia mengatakan, pihaknya akan turun kelapangan yakni ke Tanahlaut pada Jumat (31/8), untuk kembali melakukan pengecekan dan memastikan penemuan cacing tersebut.

Lantas, ia pun mengimbau agar masyarakat tidak resah untuk mengkonsumsi haruan. Karena menurutnya ikan haruan merupakan ikan asli Kalimantan. “Itu tinggal bagaimana proses pengolahannya saja,” ujarnya.

“Yakni ikan harus matang di atas 60 derajat. Karena cacing akan mati ketika berada pada suhu tersebut. Selain itu, ia katakan ketika memasak, kebersihan pun harus dijaga,” tambah Haryo.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments