Bantuan Budidaya Sistem Minapadi KKP di Soropadan Siap Panen

33
Penebaran benih ikan minapadi di Kelompok Tani Subur Bumi Desa Cikurutug, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (9/9). Dok. Humas DJPB

KKPNews, Temanggung – Bantuan lahan budidaya ikan dengan sistem minapadi seluas 50 hektare di Desa Soropadan, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung dari Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai dipanen secara bertahap.  Budidaya sistem minapadi tersebut siap dipanen sejak penebarannya sekitar tiga bulan lalu.

Kepala Bidang Perikanan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Temanggung Muhammad Hadi mengatakan, memasuki Januari 2018, ikan telah besar dan dapat dipanen untuk dijual atau dikonsumsi.

“Panen secara bertahap karena luasnya areal dan waktu tebar yang beragam. Karena waktu tebar benih ikan tidak bersamaan sehingga panen juga tidak sama. Ikan dijual di lokasi oleh pembudidaya,” ungkap Hadi Kamis (25/01).

Hadi mengungkapkan, berdasarkan laporan dari Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Migunani, Desa Soropadan, hingga pertengahan Januari sudah dipanen sekitar 550 kg ikan jenis nila.

“Dari seluas 50 hektare lahan minapadi tersebut ditargetkan dapat menghasilkan 100 ton ikan nila,” tambahnya.

Hadi juga mengatakan, agar program tersebut bisa berkelanjutan, 25 % uang hasil panen akan disetor kepada kelompok. Nantinya uang tersebut akan dikembalikan kepada anggota untuk pembelian benih ikan dan pakan dalam budidaya selanjutnya.

Untuk mengoptimalkan pemasaran hasil panen budidaya sistem minapadi tersebut, Gapoktan akan bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMD) Soropadan, yang akan menyediakan lapak penjualan di sawah setiap Sabtu. (AFN)

*dilansir dari KRJogja

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments