Atasi Risiko Bencana, KKP Bangun Tanggul Beton di Pesisir Pantai

34
Pembangunan tanggul di di Gampong Tanoh Anoe, Muara Batu, Aceh Utara. Dok. Analisa Daily/Khaddin.

KKPNews, Meulaboh – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) telah membangun tanggul beton sepanjang 1,5 kilometer di kawasan pesisir pantai Indonesia yang beresiko tinggi terhadap bencana. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Mitigasi Bencana, Ditjen PRL, Abdul Muhari.

Menurutnya, pada tahun 2017 tanggul beton sudah dibangun di lima lokasi. Di setiap lokasinya tanggul beton tersebut dibangun sepanjang 110 meter sampai 250 meter, sehingga total struktur konkret dari lima lokasi tersebut adalah 1,5 kilometer.

Selain membangun tanggul beton, KKP juga telah membangun struktur hybrid dari bambu sepanjang 16 kilometer. Struktur hybrid ini berfungsi sebagai pemecah gelombang sekaligus penangkap sedimentasi pasir, serta media penanaman mangrove.

 “Secara nasional yang sudah kita lakukan (menghabiskan dana) Rp80-an miliar untuk 12 lokasi, pembangunan tangul, break water tengah laut, struktur hybrid dari bamboo, dan geotekstil. Dari Aceh yang ada mengusulkan Aceh Barat dan Abdya (Aceh Barat Daya),” jelas Abdul di Meulaboh, Selasa (30/01).

Namun, Abdul mengungkapkan, pembangunan berbagai fasilitas ini harus didahului dengan kajian dan penelitian dan kemudian disusul dengan perencanaan yang matang, agar tidak terjadi kesalahan pada pembangunan.

Perlu diketahui, pembangunan berbagai fasilitas ini dilakukan dalam rangka program rehabilitasi kawasan pesisir untuk mitigasi bencana di Indonesia.

“Pembangunan ini diharapkan dapat mencegah bencana di setiap wilayah. Kita juga berharap KKP dapat memperluas pembangunan ini ke berbagai wilayah,” tutup Abdul. (Muhammad Fadel Widyarama/AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments