2019 KKP Bangun 20 SKPT di Seluruh Wilayah Indonesia

189
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meninjau pembanguna SKPT Natuna di Selat Lampa. Dok. Kumparan

KKPNews, Natuna – Guna mendorong perekonomian di pulau-pulau kecil terluar, Pemerintah melalui  Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berencana akan membangun 20 Sentra Kelautan dan Perikanan (SKPT) di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini untuk memaksimalkan potensi sumber daya kelautan dan perikanan Indonesia dapat dikelola dengan baik.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Sjarief Widjaja mengatakan, saat ini sudah ada 3 SKPT yang sudah selesai dibangun, dan 11 lainnya diharapkan selesai tahun ini.

“Ada 14 jumlahnya di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, yang sudah kami selesaikan di Simeulue, Tahuna, dan Natuna” ungkap Sjarief, saat memantau pembangunan SKPT Natuna, Selasa (30/1).

Selain 14 SKPT terdahulu, KKP juga akan menerima hibah Jepang dalam pembangunan SKPT di 6 wilayah seperti Natuna, Sabang, Morotai, Biak Numfor, Saumlaki, dan Moa. Sjarief menambahkan, hibah tersebut akan disalurkan oleh Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA) tanpa syarat. Jepang berjanji akan memberikan pendampingan peningkatan kualitas ikan dan tidak akan terlibat langsung dalam proses operasional

“Jadi di Natuna nanti ada dua SKPT , satu yang kita buat dan satu lagi yang dihibahkan oleh Jepang,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Minggu  (28/01).

Sjarief menambahkan, model SKPT Natuna akan diimpelementasikan dalam pembangunan SKPT lain di seluruh wilayah Indonesia. “Model seperti ini akan bisa dilihat dibanyak titik, Merauke sudah kita siapkan. Kemudian Sebatik, Saumlaki, Morotai juga sudah kita siapkan,” tambahnya.

Dengan dibangunnya SKPT  ini, KKP beraharap dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan Indonesia dengan bertumbuhnya geliat perekonomian kelautan dan perikanan secara optimal. (Garry Achmad/AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terinspirasi (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments