Keterbukaan Pengadaan Barang dan Jasa Hidupkan Kesempatan Bisnis

80
Penandatanganan nota kesepahaman kerja sama bidang penyelenggaraan dan pengembangan pengadaan barang/jasa pemerintah oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dengan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Agus Prabowo di GMB III, Kantor KKP, Jakarta, Rabu (13/12). Dok. Humas KKP/Handika Rizki R.

KKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyelenggarakan Marine Business Forum bersamaan dengan kegiatan Sosialisasi Program KKP Tahun 2018 di Gedung Mina Bahari III, Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rabu (13/12). Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama bidang penyelenggaraan dan pengembangan pengadaan barang/jasa pemerintah antara KKP dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), dan kerja sama optimalisasi dukungan pengembangan dan pemanfaatan fasilitas pemerintah di sektor kelautan dan perikanan antara KKP dengan Bank Mandiri.

Kepala LKPP Agus Prabowo mengatakan, LKPP akan memberikan pendampingan perumusan regulasi terkait pengadaan barang dan jasa di KKP berdasarkan Perpres No. 54 tahun 2014. Selain itu, LKPP membantu pengembangan sumber daya manusia dan kelembagaan. “LKPP punya data-data dan jaringan untuk training, termasuk pemberian sertifikasi kepada ahli pengadaan nasional. Kalau sudah punya sertifikat itu bisa ditunjuk sebagai BKP, pejabat pengadaan, dan sebagainya. Jadi memproduksi ASN yang certified dan paham bidang pengadaan,” terang Agus.

Agus menambahkan, LKPP juga membantu pengembangan e-purchasing dengan medium e-katalog dalam pengadaan barang dan jasa.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjelaskan, sosialisasi program KKP dengan rencana pengadaan barang/jasa ini dilakukan sebagai bentuk keterbukaan sekaligus untuk menghidupkan bisnis di bidang kemaritiman dan perikanan Indonesia. “Hal ini dapat menghidupkan opportunity bisnis dari pelaksanaan program pemerintah bagi perusahaan-perusahaan. Pemerintah punya program ini, perusahaan atau pengusaha dapat melihat peluang kerja sama,” ungkap dia. (AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments